Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Penyebab Gempa Dangkal di Nabire M6,6 Ini Kata BMKG

Shoppe Mall

Dumai – Penyebab Gempa Dangkal Gempa bumi dengan magnitudo 6,6 mengguncang wilayah Nabire, Papua Tengah, pada waktu yang mengejutkan masyarakat.

Gempa ini dikategorikan sebagai gempa dangkal karena pusat gempanya berada pada kedalaman kurang dari 30 kilometer.

Shoppe Mall

Menurut informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki kedalaman sekitar 10 kilometer.

BMKG menyebut bahwa penyebab gempa ini adalah aktivitas sesar aktif yang ada di wilayah tersebut.

Wilayah Papua, khususnya bagian tengah dan pesisir utara, memang dikenal sebagai kawasan yang aktif secara tektonik.

Penyebab Gempa Dangkal
Penyebab Gempa Dangkal

 

Baca Juga : Baharkam Polri Gagalkan Penyelundupan PMI Ilegal di Dumai

Kepala BMKG dalam konferensi pers, menjelaskan bahwa gempa ini berasal dari deformasi kerak bumi akibat pergerakan lempeng mikro Papua.

Lempeng ini berinteraksi dengan Lempeng Pasifik dan Lempeng Indo-Australia, menciptakan kompleksitas geologi yang tinggi di kawasan tersebut.

Menurut BMKG, mekanisme gempa menunjukkan pergerakan sesar mendatar (strike-slip fault), khas dari sistem sesar lokal di Papua.

Karena gempa ini terjadi di daratan dan cukup dangkal, guncangannya dirasakan kuat oleh warga Nabire dan sekitarnya.

Getaran gempa membuat banyak warga panik dan berhamburan ke luar rumah untuk mencari tempat terbuka.

Meski tidak menimbulkan tsunami, gempa ini sempat membuat warga pesisir waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

BMKG menyatakan bahwa jenis gempa seperti ini memang tidak berpotensi tsunami karena tidak melibatkan deformasi dasar laut.

Namun demikian, potensi kerusakan tetap besar karena letaknya yang dekat permukaan dan padat pemukiman.

Sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan, terutama bangunan semi permanen dan konstruksi lama yang tidak tahan gempa.

Pemerintah daerah langsung mengaktifkan tim tanggap darurat dan mengevakuasi warga dari zona rawan longsor dan reruntuhan.

BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah Nabire dan meminta masyarakat tetap waspada terhadap gempa susulan.

Dalam 24 jam pertama setelah gempa utama, tercatat beberapa kali gempa susulan dengan magnitudo di bawah 5.

Pakar geologi dari Universitas Gadjah Mada mengatakan ini

Shoppe Mall