Dumai – Warga Kembalikan Jam Mewah Sebuah kejadian tak biasa menarik perhatian publik setelah seorang warga mengembalikan jam tangan mewah merek Richard Mille senilai Rp11,7 miliar milik anggota DPR, Ahmad Sahroni.
Jam tangan tersebut diketahui sempat hilang beberapa waktu lalu dan sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Ahmad Sahroni, yang dikenal sebagai “Crazy Rich Tanjung Priok”, menyampaikan langsung kabar kembalinya jam tersebut melalui akun media sosialnya.
Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada warga yang telah dengan jujur mengembalikan barang mewah itu.
Jam tangan Richard Mille yang hilang itu adalah salah satu koleksi langka dan bernilai tinggi yang dimiliki Sahroni

Menurut penuturan Sahroni, jam tersebut hilang saat dirinya menghadiri sebuah acara publik di Jakarta.
Baca Juga : Kingston & Rofbell Kuasai Kelas Bergengsi Kejurnas Drift Seri 2
Ia sempat tidak menyadari hilangnya jam tangan itu hingga beberapa jam setelah acara selesai.
Pencarian sempat dilakukan oleh tim pengamanan pribadi Sahroni
Namun, beberapa hari kemudian, seorang warga datang dan menghubungi pihak Sahroni untuk mengembalikan jam tersebut.
Awalnya, warga itu mengira jam tersebut hanya jam biasa, namun setelah melihat detail mereknya, ia menyadari nilai dari barang itu.
Meski begitu, warga tersebut tetap memilih mengembalikannya daripada menyimpannya atau menjualnya.
Tindakan ini langsung menuai pujian dari publik dan warganet karena menunjukkan kejujuran yang luar biasa.
Sahroni pun mengundang warga tersebut untuk bertemu langsung dan mengucapkan terima kasih secara pribadi.
Dalam ini pertemuan itu, Sahroni terlihat memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas kejujuran warga tersebut.
ini Ia juga membagikan momen tersebut melalui media sosial, lengkap dengan foto bersama warga yang mengembalikan jam tangan.
Netizen ini ramai-ramai memuji sikap rendah hati Sahroni dan integritas warga yang mengembalikan jam bernilai miliaran rupiah itu.
Beberapa tokoh publik pun ikut memberikan komentar positif atas peristiwa ini, menyebutnya sebagai contoh teladan di tengah krisis kepercayaan publik.
