Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Mayat Mengambang di Sungai Progo Bantul Teridentifikasi Warga Magelang

Shoppe Mall

Dumai – Mayat Mengambang Warga di sekitar aliran Sungai Progo, tepatnya di Dusun Dukuh, Kalurahan Argodadi, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat mengambang pada Senin (11/11/2025) pagi. Setelah dilakukan proses evakuasi dan pemeriksaan oleh pihak kepolisian, identitas korban akhirnya terungkap. Korban diketahui merupakan warga Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Penemuan mayat itu pertama kali diketahui oleh seorang warga yang sedang mencari rumput di tepi sungai sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, saksi melihat ada benda mencurigakan yang terbawa arus dan tersangkut di antara batang bambu. Setelah didekati, ternyata benda tersebut adalah tubuh manusia dalam posisi tengkurap.

Shoppe Mall
Mayat Mengambang
Mayat Mengambang

Baca Juga : Viral Siswa SMPN 1 Bumiayu Demo Tolak Kepsek Baru

“Saya kira tadi karung atau boneka, tapi setelah saya lihat dari dekat ternyata tubuh manusia. Saya langsung lari dan melapor ke warga lain serta pihak desa,” ujar Mulyono (52), warga Argodadi yang pertama kali menemukan jasad tersebut.

Evakuasi Dramatis di Tengah Arus Deras

Tidak lama setelah laporan diterima, tim SAR gabungan bersama Polsek Sedayu dan BPBD Bantul datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses pengangkatan jenazah sempat berlangsung dramatis karena posisi mayat berada di tengah aliran sungai dengan arus cukup deras dan dasar sungai yang licin.

Petugas akhirnya berhasil mengevakuasi jasad tersebut sekitar pukul 08.15 WIB. Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk dilakukan pemeriksaan medis dan identifikasi lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban berjenis kelamin laki-laki, diperkirakan berusia sekitar 45 tahun, mengenakan kaus abu-abu dan celana pendek hitam. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan mencolok pada tubuh korban. Namun demikian, polisi tetap melakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematian.

Identitas Korban Akhirnya Terungkap

Setelah dilakukan pencocokan data dan koordinasi lintas daerah, pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi identitas korban. Korban diketahui bernama Sutarman (47), warga Desa Candimulyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kapolsek Sedayu, AKP Widodo Purwanto, membenarkan bahwa korban merupakan warga Magelang yang sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya beberapa hari lalu.

“Benar, hasil identifikasi menunjukkan korban bernama Sutarman. Kami berkoordinasi dengan Polres Magelang dan pihak keluarga. Dari keterangan yang kami terima, korban sudah tidak pulang sejak Jumat (8/11),” ujar Widodo.

Menurut keterangan keluarga, Sutarman bekerja sebagai buruh bangunan dan dikenal sering melintas di sekitar perbatasan Magelang–DIY untuk bekerja. Beberapa hari sebelum ditemukan, ia dikabarkan pergi ke luar rumah dengan sepeda motor dan tidak kembali.

Dugaan Korban Terpeleset ke Sungai

Polisi menduga korban terpeleset dan hanyut ke Sungai Progo, yang memang melintas di perbatasan antara Magelang dan Bantul. Hal itu diperkuat oleh kondisi tubuh korban yang tidak menunjukkan luka kekerasan berat.

“Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Diduga kuat korban terpeleset dan tenggelam saat berada di sekitar bantaran sungai,” jelas AKP Widodo.

Namun demikian, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan mendalam dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan pihak keluarga. Motor serta barang-barang pribadi milik korban kini masih dalam pencarian oleh petugas.

Keluarga Datangi RS Bhayangkara

Setelah identitas korban dipastikan, pihak keluarga dari Magelang langsung datang ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk menjemput jenazah. Kedatangan keluarga disambut haru dan tangis. Mereka mengaku sempat khawatir karena Sutarman tidak dapat dihubungi sejak beberapa hari terakhir.

“Kami sempat lapor ke polisi di Magelang karena bapak tidak pulang sejak Jumat sore. Kami tidak menyangka akhirnya ditemukan dalam keadaan seperti ini,” ujar Dewi (24), anak korban, sambil meneteskan air mata.

Pihak keluarga kemudian memutuskan untuk membawa jenazah pulang ke Magelang untuk dimakamkan di kampung halaman pada Selasa (12/11) pagi.

Sungai Progo Kembali Telan Korban

Penemuan mayat di Sungai Progo kali ini menambah daftar panjang kasus orang tenggelam di sungai besar yang membelah wilayah DIY dan Jawa Tengah itu. Dalam beberapa bulan terakhir, sudah tercatat empat kasus orang hanyut di sepanjang aliran sungai tersebut.

Petugas SAR DIY, Arif Wibowo, mengatakan bahwa wilayah Sungai Progo memang memiliki arus deras dan dasar sungai yang tidak rata, sehingga sangat berbahaya bagi warga yang beraktivitas terlalu dekat dengan tepian sungai.

“Banyak warga yang mencari ikan, mengambil pasir, atau mandi di sekitar sungai. Padahal arusnya bisa tiba-tiba kuat, terutama saat debit air naik setelah hujan di hulu,” ujarnya.

Arif juga mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas sendirian di sekitar sungai, terutama saat musim hujan seperti sekarang ini. Ia menambahkan bahwa pihak SAR siap siaga 24 jam jika ada laporan warga yang tenggelam atau hanyut.

Polisi Imbau Warga Lebih Waspada

Polisi dan aparat desa setempat juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama di wilayah yang dekat dengan sungai besar. Menurut AKP Widodo, edukasi masyarakat sangat penting agar kejadian serupa tidak berulang.

“Kami imbau warga agar berhati-hati ketika beraktivitas di bantaran sungai, apalagi jika sendirian. Kalau mau memancing, mencuci, atau mencari rumput di sekitar sungai, sebaiknya ditemani orang lain,” katanya.

Ia juga menyarankan agar setiap desa yang berbatasan dengan aliran Sungai Progo memasang rambu peringatan bahaya dan jalur evakuasi darurat, sebagai langkah antisipasi jika ada warga yang terpeleset atau hanyut.

Duka Mendalam dan Penutup

Kematian Sutarman meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga kampung halamannya di Magelang. Ia dikenal sebagai sosok pekerja keras dan ramah terhadap tetangga. Banyak warga yang turut berbelasungkawa atas kepergiannya yang tragis.

Shoppe Mall